Metamorfosis Literasi: Dari Organisasi Pesantren, Likra Kini Hadirkan Platform Digital likrakita.id

Tim Inti Likra secara resmi meluncurkan portal kreatif likrakita.id pada Jum'at (16/01) bersamaan dengan Rapat Tindak Lanjut likra. sebagai langkah transformasi dari organisasi literasi pesantren menuju media digital profesional. Peluncuran ini dilakukan untuk mewadahi seluruh rubrik karya alumni dan santri ke dalam satu sistem informasi web yang lebih inklusif dan mudah diakses secara global.

Rapat tindak lanjut tersebut tidak hanya menjadi momentum peresmian website, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi tim redaksi dalam mematangkan alur kerja digital. Transformasi ini menandai peralihan besar; jika dulu karya Likra hanya tumbuh untuk mengisi masing dan majalah-majalah. kini semangat tersebut dibawa menuju ruang publik yang lebih luas dan profesional.

Thoriq Syauqillah selaku Pimpinan Redaksi terpilih menegaskan bahwa peluncuran yang dibarengi dengan rapat kerja ini adalah upaya memastikan keberlanjutan organisasi yang bertranformasi menjadi platform tetap terjaga.

"Peluncuran yang dibarengi dengan rapat kerja ini adalah upaya memastikan keberlanjutan platform, sehingga likrakita.id tidak hanya hadir sebagai identitas, tetapi benar-benar menjadi wadah yang produktif dan memberikan dampak luas."

Untuk mendukung keberagaman minat kontributor dan para santri, portal ini menyajikan berbagai rubrik pilihan yang dibahas dalam rapat tersebut, antara lain: lensa Likra mencakup esai opini, jendela rasa untuk resensi buku dan film serta warta likra yang fokus ke pemberitaan.

Dengan semangat "Merawat Aksara, Menakar Rasa", sebagai tagline Likra. mengundang seluruh elemen alumni dan santri untuk kembali menggenggam pena dan mengukir sejarah baru di likrakita.id, pungkas thoriq di akhir.


Penulis: Ahmad Fauzan*

*Alumnus sekaligus Tim Inti Likra yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Madura

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama