Mad, bumi sedang didinginkan hujan
Apakah engkau tak ingin
Meminta awan mati muda
Sampai ceruk pengembaraan ini
Engkau selalu sebut di atas pelana
Ya jagung, ya tembakau
Ya padi, ya sabrang
Ritus menengadah pada alam raya
Pantaskah rintih menikam segala makam
Atau lebih baik tiada kerakusan
Samudera masih perawan, Mad.
Kenyangkan doa-doamu.
(Madura, 2023)
Penulis : Zainur Rahman*
*Lahir di Sumenep Jawa Timur. Menulis puisi dalam tiga bahasa; Indonesia, Inggris dan Madura. Belajar menulis puisi sejak nyantri di MTs. Al-Manar Brungbung Prenduan Sumenep dan Pondok Pesantren Annuqayah daerah Latee Guluk-guluk Sumenep.
No.HP/WA: 087759721948
Tags
[Sastra]
